Petinju Hero Tito Tewas Usai Tanding, Lawannya Merasa Bersalah, Manajer Ikut Pilu: Bukan Salahmu Nak

 Meninggalnya petinju Hero Tito turut menyisakan duka bagi lawannya James Mokoginta.


Bagaimana tidak, sejak petinju Hero Tito dikabarkan koma, James Mokoginta bak ikut kalut.


Bahkan saat Hero Tito dinyatakan meninggal dunia pada, Kamis (3/3/2022), petinju James Mokoginta bak ikut merasa bersalah.


James Mokoginta ikut terpukul lawannya harus KO hingga meninggal dunia seperti ini.



Nelson Nainggolan manajer James Mokoginta pun berusaha menguatkan sang atlet agar tidak berlarut merasa bersalah atas kematian Hero Tito.


Melalui akun Instagram @nelsonnainggolangym, Nelson Edward menulis dukungannya untuk James Mokoginta.



Petinju Hero Tito meninggal dunia usai bertanding (Kolase Instagram @anggarasurangga @liondojo_karate)

Dari suport yang ditulis untuk James Mokoginta, Nelson secara tersirat mengabarkan jika atletnya sangat terpukul.



Postingan yang diunggah sejak Rabu (2/3/2022) itu menunjukkan James Mokoginta sangat khawatir dengan kondisi Hero Tito yang ketika itu masih koma.


Nelson lantas memberi dukungan kepada James Mokoginta.


'Tetap semangat dan tegar Jemz ,tidak ada yang salah darimu, om tetap mendukung dan mensuport terus' tulis Nelson.


Dalam bahasa Inggris, Nelson menyebut semua yang terjadi kepada Hero Tito adalah bagian dari pertandingan yang sportif.


Itu sebabnya, Nelson meminta James Mokoginta tidak menyalahkan diri sendiri.



'Ini tinju Anakku Kecelakaan terjadi, sama seperti di olahraga lain, sama seperti di perang'


'Kamu tetap kuat Juara!!itu bukan salahmu! itu pertarungan tinju Nak!! karena itu bukan salah siapa-siapa, dan kita semua adalah satu keluarga tinju'

tribunnews



tribunnews

Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews

Unduh

Home 

Olah Raga

Petinju Hero Tito Tewas Usai Tanding, Lawannya Merasa Bersalah, Manajer Ikut Pilu: Bukan Salahmu Nak

Sabtu, 5 Maret 2022 12:04

Editor: octaviamonalisa

   

AA

Petinju Hero Tito meninggal dunia usai bertanding melawan James Mokoginta

Petinju Hero Tito meninggal dunia usai bertanding melawan James Mokoginta


'Terkadang senang, terkadang sedih.


Bisa terjadi segalanya dalam pertarungan pertarungan tinju!!

Aku selalu disampingmu dan selalu mendukungmu!! (Nelson Edward Nainggolan)' tulis Nelson.


Sebelumnya, secara langsung Nelson E Nainggolan menuturkan keprihatinnannya atas kondisi Hero Tito.


Nelson tidak menyangka pukulan yang dilayangkan oleh James Mokoginta bisa membuat Hero Tito tak sadarkan diri.



Harapan lalu dituangkan Nelson agar Hero Tito bisa pulih dan bisa bersaing kembali di arena tinju.



Detik-detik Hero Tito sebelum meninggal saat melawan James Mokoginta (Dok Armin Tan)

"Saya dan petinju saya merasa sedih dan khawatir (melihat kondisi Hero)," ujar Nelson kepada Boxingscene.com dikutip dari BolaSport.com.


"Petinju saya James Mokoginta bertarung melawan Hero Tito dengan membuatnya KO."



"Hero Tito dalam kondisi yang buruk di rumah sakit tidak sadarkan diri hingga sekarang. Saya harap dia kembali sehat."


"Kami merasa lebih sedih lagi atas kejadian yang telah terjadi. Kami terus berdoa untuk Tito," tutup Nelson.



Dari pantauan SURYAMALANG.COM sejak Hero Tito koma, Nelson aktif meminta doa kepada followers-nya di Instagram untuk mendoakan kesembuhan Hero Tito.


Nelson juga mengunggah open donasi untuk Hero Tito.


'Untuk keluarga besar NNG yang ingin ikut berpartisipasi, diharapkan yang sudah ikut berpartisipasi utk memberikan bukti transfer, terima kasih' tulis akun Nelson Nainggolan Gym pada Kamis, (3/3/2022).


Nelson juga turut mengucapkan bela sungkawa atas meninggalnya Hero Tito.


'Kami dari keluarga besar Nelson Nainggolan Gym, turut berduka cinta yang sedalam-dalamnya.

Selamat jalan Champ..., Kami akan selalu mendoakanmu'

Lebih lanjut, Nelson mengunggah foto berdoa di depan jenazah Hero Tito dan mengabadikan momen saat jenazah diantar ke ambulance untuk diberangkatkan ke Malang.


Diketahui, Hero Tito dengan rekor (29-16-2, 11 KO) berusia 36 tahun, menghadapi petinju 31 tahun, James Mokoginta (41-18-3, 27 KO).


Dalam pertandingan tinju selama 10 ronde dua petinju Indonesia itu memperebutkan gelar kelas ringan ATI (Asosiasi Tinju Indonesia).



Hero Tito vs James Mokoginta merupakan partai tambahan menuju partai utama antara petinju Indonesia, Tibo Monabesa menghadapi petinju Filipina Jayson Vayson (9-1-1, 5 KOs).


Duel partai utama dimenangakan Tibo Monabesa (22-1-2, 8 KOs) dengan kemenangan angka sekaligus memertahankan sabuk juara WBC International Light Flyweight (kelas terbang ringan).


Gelaran tinju dunia ini juga dihiasi duel eksibisi Vicky Prasetyo vs Aldi Taher dan Paris "Salam dari Binjai" Pernandes vs Jekson Karmela.



Dalam pertandingan yang begitu sengit, pukulan dari tangan kanan James Mokoginta mendarat sangat keras ke dagu Hero Tito.


Kejadian itu berlangsung pada menit ke-2 ronde ketujuh.



Hero Tito yang terkena pukulan keras tersungkur di atas matras.


TribunPontianak 'Duka Tinju Dunia, Hero Tito vs James Mokoginta Berujung Maut! Duel Demi Cari Uang Renovasi Rumah'.


Wasit kemudian mulai menghitung dengan Hero Tito yang terluka masih mencoba berdiri untuk bertarung kembali.


Namun sayangnya kondisi Hero Tito yang lemah membuatnya ambruk kembali ke matras dan langsung tak sadarkan diri.


Hero Tito langsung dinyatakan kalah oleh wasit lewat knockout (KO) dan langsung ditangani oleh tim medis.


Sekadar informasi, Hero Tito telah menjadi petinju pro aktif selama 16 tahun terakhir, di mana ia telah menang 29 kali dalam 47 pertandingan, kalah 16 kali, 5 dari kekalahan itu dengan cara KO.

Kalah terakhirnya dengan penghentian adalah TKO ronde 6 hampir 3 tahun yang lalu di Melbourne, Australia.


Heru Purwanto alias Hero Tito petinju asal Malang dinyatakan meninggal dunia pukul 16.45 Wib.


Rencananya jenazah akan langsung dibawa ke Kabupaten Malang dan dimakamkan di rumah duka pada Jumat (4/3/2022) pagi, RT 3/RW 3 Desa Banjarejo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.

Comments

Popular posts from this blog

Foto Asli Pelaku KKN Di Desa Penari Ramai Di Media Sosial, Apakah Benar Mereka?

GILA Siang-siang Minta Suami Pakai Sarung, Kode Ajakan Istri di Kamar Berubah Teriakan Histeris Mertua

Berpacu dengan Waktu Menemukan Arini, Korban Alfamart Roboh yang Masih Tertimbun dan Minta Diselamatkan