KOK BISA GOL DARI SERGI ROBERTO MENGGETARKAN SEISI KOTA BARCELONA HINGGA TERCATAT SEISMOMETER?
BERITA UTAMA
KOK BISA GOL DARI SERGI ROBERTO MENGGETARKAN SEISI KOTA BARCELONA HINGGA TERCATAT SEISMOMETER?
By: andinia
Panggung Liga Champions telah menyaksikan berbagai comeback dramatis dan Camp Nou punya memori indah kala merekamnya. Ketika itu Barcelona berhasil merebut tiket perempat final usai menghempaskan Paris Saint-Germain di leg kedua Liga Champions musim 2016-17.
Memungkinkan yang tidak mungkin
Barcelona asuhan Luis Enrique bersiap memulai leg kedua dengan beban yang berat, sebabnya ialah kekalahan memalukan 4-0 di Parc des Princess beberapa pekan sebelumnya. Jelang laga, Enrique menolak menyerah dan menyimpan keyakinan bahwa timnya dapat membalikkan situasi.
“Jika sebuah tim dapat membobol kami empat gol, maka kami dapat membobol enam kali ke gawang mereka. Kami telah membuktikan itu sebelumnya,” tegasnya dalam konferensi pers sebelum pertandingan.
Bahkan seorang kolomnis SPORT, Lluis Mascaro dengan tegas menyebut bahwa Barca tak segarang dahulu. “Barca sekarang bukanlah yang dahulu. Hasil di lapangan membuktikannya. Luis Enrique telah mengubah bagaimana mereka tampil dalam tiga tahun terakhir dan membawa mereka ke titik ini: hanya tim biasa,” tulis Mascaro.

Pertandinganpun dimulai dengan kedua tim menurunkan 11 pemain terbaik masing-masing. Laga baru berjalan tiga menit, Luis Suarez membuka skor memanfaatkan kemelut di kotak penalti PSG. Skor berubah 1-0 untuk tim tuan rumah.
Barca kemudian menggandakan skor pada menit ke-40 berkat buruknya koordinasi lini bertahan PSG dengan Layvin Kurzawa mencetak gol bunuh diri. Lalu lima menit babak kedua dimulai, Lionel Messi mengoyak gawang Kevin Trapp lewat titik putih usai Neymar dilanggar dikotak penalti.
Sayangnya, 12 menit berselang justru Edinson Cavani yang menipiskan skor lewat tembakannya di dalam kotak penalti yang memperberat langkah Barcelona.
Selama lebih dari 20 menit Barca kesulitan untuk kembali membobol gawang Les Parisiens hingga akhirnya Neymar mencetak gol lewat tendangan bebas pada menit ke-88. Dua menit kemudian giliran bintang Brasil tersebut kembali mencetak gol lewat penalti usai Suarez dilanggar oleh Marquinhos.
Skor berubah menjadi 5-1, namun dengan agregat gol tandang yang masih diperhitungkan saat itu, Blaugrana membutuhkan satu gol lagi demi satu tiket di perempat final. Kemudian mukjizat datang melalui Sergi Roberto yang lolos dari jebakan offside dan menyambar umpan silang Neymar untuk memastikan Barcelona lolos ke fase berikutnya.
Comments
Post a Comment